Dinas Pertanian Adakan Penyuluhan PHT Terhadap Tanaman Tembakau.



Nganjuk, patroli-crime.id_ Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk melakukan penyuluhan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pada tanaman tembakau di Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk pada Rabu (10/07/2024), bertempat dirumah ketua kelompok Tani Mulyo. 

Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Nganjuk, melalui Kepala Bidang Perlindungan Tanaman, Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S), Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), beserta Kelompok Tani (Poktan) Tani Mulyo Desa Ngringin. 

Dinas pertanian meninjau langsung lahan tembakau, bersama Poktan Tani Mulyo, dimana setiap kelompok mengevaluasi hasil dari pertumbuhan tanaman tembakau tersebut dan diwajibkan untuk mengamati pertumbuhan tanaman tambakau dari kelompok masing- masing.

Poktan pun diwajibkan menggambar serta menulis apa saja kendala yang terjadi pada tanaman disetiap kelompok, seperti daun mengeriting, ulat , dan kutu kebul menjadi salah satu keluhan para Poktan.



Agus Yuni selaku Kabid Perlindungan Tanaman,  menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sama dengan kegiatan tahun lalu,  akan tetapi pada tahun ini pihaknya bisa mendatangkan BMKG ( Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ) dengan tujuan agar petani bisa membaca cuaca melalui aplikasi yang disediakan oleh BMKG dan  bisa mengantisipasi ketika hujan datang. 

"Ketika hujan lebat petani bisa mengantisipasi terjadinya banjir dengan menyediakan saluran irigasi, " ujarny. 

Sementara itu ketua poktan Suryadi mengatakan bahwa pihaknya mengadakan penelitian terhadap tanaman tembakau yang menggunakan pupuk organik dan non organik. 

"Kesimpilannya yang menggunakan pupuk yang organik tinggi, lebar, panjangnya mencapai 7-8 cm dan daun bertambah dua lembar,  yang tidak menggunakan pupuk organik rata-rata tinggi, lebar, dan panjangnya adalah 4-5 cm dan daun bertambah satu lembar, " ujar ketua poktan. 

Penyuluhan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) Tahun anggaran 2024 ini diakhiri dengan pembuatan pupuk organik oleh kelompok masing - masing. (Yanto/erik) 

Posting Komentar

0 Komentar