Nganjuk, patroli-crime.id_ Puluhan siswa SMAN 1 Ngronggot diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (17/4). Insiden tersebut membuat sebanyak 60 siswa dan 7 guru mengalami gejala serentak berupa sakit perut, mual, hingga diare.
Menurut informasi yang dihimpun, gejala mulai dirasakan tidak lama setelah para siswa mengonsumsi makanan yang dibagikan di lingkungan sekolah. Kondisi yang terjadi secara bersamaan itu memicu kepanikan, hingga para korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Salah satu pihak humas sekolah menyampaikan bahwa hingga saat ini kejadian tersebut belum dapat dipastikan sebagai keracunan makanan. “Belum bisa dinyatakan keracunan karena masih menunggu hasil uji laboratorium,” ujarnya.
Meski demikian, pihak sekolah mengakui bahwa kejadian yang dialami puluhan siswa dan guru secara bersamaan menimbulkan dugaan kuat adanya masalah pada makanan yang dikonsumsi. “Namun memang kejadiannya terjadi serentak,” tambahnya.
Saat ini, sebagian korban telah mendapatkan perawatan dan kondisinya berangsur membaik. Pihak terkait masih melakukan pendataan serta menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat, terutama terkait kualitas dan keamanan program MBG yang belakangan mulai diterapkan di sejumlah sekolah. Pemeriksaan lebih lanjut diharapkan dapat memberikan kejelasan serta menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.(tim)

0 Komentar