Nganjuk, patroli-crime.id_ Suasana sempat memanas di kawasan makam pejuang buruh nasional Marsinah yang berada di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, saat kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto Sabtu (16/5).
Ketegangan terjadi setelah sejumlah buruh menduga Presiden tidak akan berkunjung ke makam Marsinah dalam rangkaian agenda kunjungan kerja di Kabupaten Nganjuk. Dugaan tersebut memicu adu argumen antara perwakilan buruh dengan pihak kepresidenan di sekitar lokasi makam.
Para buruh yang sejak pagi menunggu kedatangan Presiden mengaku kecewa apabila agenda ziarah ke makam Marsinah tidak dilakukan. Mereka menilai Marsinah merupakan simbol perjuangan buruh Indonesia yang patut mendapatkan penghormatan dari negara.
Situasi akhirnya mereda setelah pihak kepresidenan memastikan Presiden Prabowo tetap akan mendatangi makam Marsinah usai agenda peresmian Museum Marsinah yang berada tidak jauh dari lokasi makam.
Sesaat setelah peresmian museum dilakukan, Presiden Prabowo bersama rombongan akhirnya menuju makam Marsinah dan melakukan tabur bunga. Kehadiran Presiden langsung disambut antusias para buruh yang sebelumnya memenuhi area sekitar makam.
Dalam suasana khidmat, Presiden tampak menundukkan kepala sejenak sebelum menaburkan bunga di atas pusara Marsinah sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan pejuang buruh asal Nganjuk tersebut.
Usai melakukan ziarah dan tabur bunga, Presiden Prabowo melanjutkan agenda kunjungan kerja dengan meresmikan KDMP di Desa Nglawak, Kabupaten Nganjuk. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat, daerah, serta unsur Forkopimda.(tim)

0 Komentar