NGANJUK, patroli-crime.id_ Aula Pemerintah Kecamatan Nganjuk pada Senin (15/6/2026) pagi tampak berbeda dari biasanya. Alunan musik tradisional dan modern berpadu mengiringi gerakan-gerakan lincah anak-anak usia dini yang tampil penuh percaya diri di atas panggung. Senyum, semangat, dan keceriaan memenuhi ruangan dalam Lomba Tari Kreasi Baru Beregu Jenjang PAUD yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
Sebanyak 20 regu perwakilan dari 20 kecamatan di Kabupaten Nganjuk ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka datang membawa beragam ide, kostum menarik, dan kreasi tarian yang menggambarkan kekayaan budaya sekaligus imajinasi anak-anak.
Bagi para peserta, lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi. Di balik setiap gerakan yang ditampilkan, tersimpan proses belajar, kerja sama, disiplin, dan keberanian untuk tampil di depan banyak orang. Sorak dukungan dari para guru dan orang tua menambah semangat para penari cilik yang tampil dengan penuh antusias.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk dalam melakukan pembinaan minat, bakat, dan kreativitas peserta didik sejak usia dini. Melalui seni tari, anak-anak diajak untuk mengekspresikan diri, mengembangkan kemampuan motorik, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengenal nilai-nilai budaya yang menjadi identitas bangsa.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto, mengatakan bahwa Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi anak-anak agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai potensi yang dimiliki.
"Anak-anak adalah generasi penerus yang harus kita dukung sejak dini. Melalui kegiatan seperti lomba tari kreasi ini, kami ingin memberikan wadah bagi mereka untuk mengekspresikan bakat, kreativitas, dan keberaniannya. Pendidikan tidak hanya tentang kemampuan akademik, tetapi juga tentang membangun karakter, rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, dan kecintaan terhadap budaya bangsa," ujar Puguh.
Menurutnya, pembinaan minat dan bakat sejak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing di masa depan.
"Kami sangat mengapresiasi para guru, orang tua, dan seluruh pihak yang telah mendampingi anak-anak hingga mampu tampil luar biasa hari ini. Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan semangat belajar dan berkarya bagi seluruh peserta," tambahnya.
Suasana lomba berlangsung meriah sejak pagi. Setiap regu menampilkan konsep tari yang berbeda-beda, mulai dari nuansa budaya daerah, cerita rakyat, hingga tarian bertema lingkungan dan persahabatan. Kreativitas para pendidik dalam mengemas penampilan anak-anak menjadi daya tarik tersendiri yang mengundang tepuk tangan para penonton.
Lebih dari sekadar mencari pemenang, kegiatan ini menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Mereka belajar menghargai teman, berani tampil, dan memahami bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh merupakan sebuah prestasi.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk berharap semangat Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan untuk berkembang, berkarya, dan meraih cita-citanya.
Di atas panggung sederhana itu, langkah-langkah kecil para penari cilik seolah menyampaikan pesan besar bahwa masa depan yang gemilang dapat dimulai dari keberanian untuk bergerak, berkreasi, dan bermimpi sejak usia dini. sy

0 Komentar